Dahulu Asing Sekarang Berteman di Dalam Kristus

Mintalah Kepada TUHAN

Kalau TUHAN yang begitu murah hati menanyakan kepada anda, apa yang anda ingin TUHAN berikan kepada anda; kira-kira apa yang akan anda minta?

Mungkin ada yang meminta kesuksesan untuk anak dan cucu. Mungkin ada juga yang meminta pasangan hidup. Yang lain mungkin meminta umur panjang. Mungkin ada yang meminta supaya diberi kedudukan tinggi dan kuasa untuk membuat orang lain tunduk.

Raja Salomo menduduki takhta, menggantikan ayahnya, raja Daud, ketika Salomo masih sangat muda dan belum memiliki banyak pengalaman (1 Raja-Raja 3:7).

Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu.” (1 Raja-Raja 3:5 TB)

TUHAN tahu apa yang Salomo perlukan untuk menjadi seorang pemimpin bangsa kepunyaan TUHAN, tetapi TUHAN tidak langsung memberikan apa yang Salomo perlukan. TUHAN mendorong Salomo untuk meminta kepada-Nya.

Ada orang merasa tidak mau merepotkan Tuhan dengan meminta kepada-Nya. Kalau kita sering-sering meminta kepada orang lain, kita mungkin merasa tidak enak apalagi kalau orang yang diminta merasa direportkan.

Tetapi TUHAN tidak sama dengan manusia. Jadi jangan memperlakukan TUHAN seperti kita memperlakukan manusia. TUHAN malah mendorong kita untuk meminta. Mungkin malah ada berkat-berkat yang ditahan oleh TUHAN karena anda tidak meminta.

Raja Salomo meminta supaya diberi hikmat oleh TUHAN.

“Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” (1 Raja-Raja 3:9 TB)

Sebelum meminta, raja Salomo mengakui tiga hal kepada TUHAN:

  • Bahwa kasih setia TUHAN-lah yang menyertai raja Daud, ayahnya (ayat 6)
  • Bahwa TUHAN-lah yang memilih dan menempatkan Salomo sebagai raja menggantikan raja Daud (ayat 7)
  • Bahwa umat yang berada dibawah pimpinan raja Salomo adalah kepunyaan TUHAN (ayat 8)

Bagaimana cara anda mendekati TUHAN? Apakah anda mengakui kesetiaan TUHAN yang sudah memelihara hidupmu selama ini?

Raja Salomo tidak memikirkan apa yang seharusnya dilakukan oleh rakyat, tetapi apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang raja yang baik. Raja yang baik adalah raja yang bijak dan untuk menjadi bijak di mata TUHAN, Salomo memerlukan hikmat TUHAN.

Jangan terlalu banyak memikirkan apa yang orang lain harus lakukan, tetapi pikirkan apa yang seharusnya anda lakukan di mata TUHAN.

Apapaun posisi anda; entah itu sebagai orang tua, kakek nenek, sahabat, karyawan, atau pemimpin, pikirkan apa yang anda perlukan untuk menunaikan tugas dengan baik dan minta itu kepada TUHAN.

Saya bekerja disebuah klinik kesehatan yang cukup besar. Diperlukan panca indera yang fokus untuk bisa bekerja menolong dokter merawat pasien dengan baik dan menghindari kesalahan terutama dalam hal obat-obatan. Saya selalu memohon supaya diberi kemampuan untuk bisa memperhatikan situasi dengan fokus sehingga saya tahu bagaimana harus bertindak terlebih lagi dalam situasi yang sulit.

Tuhan menjawab doa raja Salomo dan memberi lebih dari apa yang dia minta: TUHAN bukan saja memberi Salomo hikmat, tetapi ditambah dengan kekayaan dan kemasyuran (ayat 13,14).

TUHAN kita adalah TUHAN yang murah hati dan DIA mendorong kita untuk meminta kepada-Nya.

DOA

Pikirkan apa yang anda mau TUHAN berikan kepada anda supaya anda dapat melakukan tugas dalam posisi anda dengan baik, dan mintalah hal ini kepada TUHAN. Kiranya Roh Kudus menolong kita.